Aku, kau, dan waktu
Malam itu, aku melihatmu di lorong.
Kutanya kau dengan siapa, tapi kau diam.
Kubayangi semua ini penuh warna,
Tapi tidak. Ini semua hitam. Gelap.
Kau tetap berdiri di lorong sana.
Tanpa wajahmu tahu, kau hendak kemana?
Kuajak kau berlari, tapi kau diam.
Kuajak kau tertawa, tapi kau malah menangis.
Tidak bisa....
Kau tidak bisa untuk tetap di sana.
Waktu terus berjalan.
Waktu tidak berhenti.
Kau harus berlari, berjalan, atau merangkak.
Bukan diam! Bukan diam! Bukan diam! Bukan diam!
Kutanya kau dengan siapa, tapi kau diam.
Kubayangi semua ini penuh warna,
Tapi tidak. Ini semua hitam. Gelap.
Kau tetap berdiri di lorong sana.
Tanpa wajahmu tahu, kau hendak kemana?
Kuajak kau berlari, tapi kau diam.
Kuajak kau tertawa, tapi kau malah menangis.
Tidak bisa....
Kau tidak bisa untuk tetap di sana.
Waktu terus berjalan.
Waktu tidak berhenti.
Kau harus berlari, berjalan, atau merangkak.
Bukan diam! Bukan diam! Bukan diam! Bukan diam!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar