Sabtu, 06 Desember 2014

"semu"

Cinta kita tak nyata. Hanya ungkapan semu tanpa arah.

Cinta, kita berdusta. Tak sanggup mengakui bahwa kita adalah sama.

Rasa itu begitu mencambuk dada. Kau ada, tapi tak bisa kuraih. Apa yang salah?

Hentikan! Aku bukan gitar yg bisa kau cari melodi indahnya, lalu kau acak-acak senarnya.

Bibir dan hatiku tak bohong.

Aku melihatmu dalam pikiranku. Semoga kau bukan hanya semu.

Jujur, sakit ini begitu meradang, hingga meutupi selaput otak.

Tahukah kau akan itu?


Berkacalah....!!!
Karena aku menunggumu dalam gelap!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar